MISTERY BOY

( SECRET TWINS )

“ Selamat pagi permirsa , telah ditemukan mayat Wanita didalam mobil yg terparkir di Mall kota Neo dgn beberapa luka di bagian leher. Menurut otopsi dileher mayat tersebut terdapat bekas jeratan yg diduga kawat yg sudah berkarat. Sampai sekarang Polisi belum bisa melacak pelaku tersebut. Sekian terimakasih. “

 

“ astaga lagi dan lagi berita tentang pembunuhan ihh mengerikan aku takut “ ucap Jean yg bergidik ngeri setelah melihat tayangan Tv tersebut, sedangkan kembarannya Nathan hanya diam menatap lurus kearah depan.

“ hey Nathan kau tidak takut? Aku saja merasa ngeri dgn hal ini” ucap Jean yg sadar akan diamnya kembarannya ini .

“hah? Buat apa takut tidak guna jugakan?” ujar Nathan seenaknya.

“kau tidak menyimak berita tadi? Pembunuhan lagi itu mengerikan astaga kota mu ini lama-lama menakutkan”. Ucap Jean sedikit kesal karna tanggapan sang kembaran bgitu.

“cihh,, apa aku harus berteriak ketakutan seperti tikus kejepit pintu hah? Mwmalukan itu, diam lah jgn bersikap berlebihan kau!” ucap kesal Nathan.

“iya,, astaga kau ini sedikit berlebihan!” Jean.

“ kau yg berlebihan Jean diamlah aku ngantuk!” Nathan

“Oh ya kau semalam kemana?aku melewati kamarmu kosong?” Jean

“ hah? aa-kuu semalam hmmm pergi kerumah bang Dimas ngambil proposal” Nathan

Jean mengernyitkan dahinya bisa-bisanya kembaran pergi tengah malam dan tanpa pamit.

“kau masih waraskan ? tengah malam kau pergi?” lanjut Jean.

“mau bagaimana lagi bang Dimas menyuruhku kesana lagian dia juga pulang kerja daripada aku besok dimarahin Dosen Killer” balas Nathan

Jean hanya mengangguk saja lagian jika dia tanya lagi lama-lama dia seperti Dora.

:::::

 

Jean & Nathan adalah anak kembar yang sangat bertolak belakang, bagaimana tidak mereka memiliki sifat dan perilaku yg berbeda ,

Jean si murah senyum , ramah,bahkan bisa dikata orangnya amat terbuka,  sedangkan Nathan dia terlihat dingin, cuek , jarang senyum , bahkan dia juga misterius.

Tak jarang orang-orang bertanya benarkah mereka saudara kembar ? benar-benar bertolak belakang.

Mungkin karna keadaan kluarga mereka dulu membuat mereka berbeda sifat, bagaimana tidak orang tua mereka berpisah saat mereka umur 6 tahun yg mengaruskan mereka berpisah , Jean yg harus ikut sang bunda dan Nathan harus ikut sang ayah, mereka bertemu Kembali saat kelas 3 SMP, dimana saat itu Nathan pindah sekolah yg ternyata sekolah itu juga tempat Jean juga bhkan mereka sekelas, akhirnya kedua orgtua mereka setuju untuk membelikan rumah untuk si kembar , walau mereka berpisah tetapi demi anak mereka tidak akan egois daripada memisahkan mereka lagi lebih mereka jadi satu jika para orang tua rindu biar mereka yg datamg ke anak-anak mereka.

::::::

Pagi Ini Nathan dan Jean berangkat kuliah seperti biasa mereka selalu semobil berdua ,mereka tidak mempermasalahkan hal itu lagian mereka sama-sama dijurusan Komunikasi.

“kau tau aku ingin pergi berlibur” ujar Jean sembari menyadarkan kepalanya dikursi mobil.

“Lagian kau ingin kemana ? “ balas Nathan sembari mengmudikan mobil.

“ ehh? Ehehehehehe tidak tau juga, tapi percayalah aku bosan dirumah” balas Jean Kembali.

Nathan tidak menanggapi ucapan sang kembaran dia memilih focus ke depan untuk keselamatan, sedangkan Jean yg tau dia di cueki memilih membaca komik online nya. Tak lama mereka sampai di kampus dan segera memarkirkan mobil di trmpat yg semastinya mereka segera melepas self belt dan sgera turun dari mobil tak lupa juga mereka menutup pintu.

“Jean tangkapp!!” panggil Nathan sembari melempar kunci mobil pada Jean.

“ jangan bilang aku yg mengemudikan pulang nnti” jawab Jean setelah menangkap kunci mobil itu sedaangkan Nathan hnya menjawab dgn deheman saja.

BRAAAKKK!

Seseorang telah menubruk tubuh Nathan hingga terjatuh tentu saja Jean segera menghampiri Nathan dan membantunya berdiri,

“eh,, ma-maaf aku sedang buru-buru maaf ya” ucap seseorang itu

“iya tidak apa lain kali hati-hati” ujar Nathan sembari dibantu berdiri oleh Jean, akan ttapi tatapan seram nan tajam itu tidak bisa menipu pria yg menubruk tubuh Nathan langsung melarikan diri begitu Jean yg sadar segera menegur Nathan.

“ YAAAKKKKKK!!! Tuan Nathan hentikan menatap seseorang seperti itu! Tentu bnyak yg tkut lama-lama padamu” ujar Jean

“haiiishh! Diamlah orang itu terlalu berlebihan” ujarnya sembari menunjukan smirk di bibirnya.

 

“ NATHANNNNNN !!! JEANNNNNNNNN !!!” Teriak seseorang membuat anak keembar itu menoleh ke arah suara itu dan benar saja itu suara Haikal dan belakang Haikal ada Rendy,Jinan, dan Charles.

“ heyy Haikal bisakah kau tidak berteriak seperti itu “ tegur Jinan

“heyyy bocil diem kauuu” ucap haikal ketus.

“tumben kalian datang pagi biasanya kalau blum belum jam 8 Lebih kalian belum mau berangkat” ujar Rendy yg diikut anggukan dari Charles.

“Lelah dapat teguran dari Dosen killer” ujar Jean

“itu salah kalian berdua selalu berangkat menuju jam terakhir” Charles

Si kembar hnya mengangguk saja lalu segera mengajak teman mereka ke dalam kelas , saat mereka melewati Lorong Nathan melihat pria yg menubruknya tadi lagi dan lagi matanya terus menatap org itu sangat tajam.

“Waittt,,,aku mau kekamar mandi dulu” ujar Nathan

“apaaaa? Ini masih pagi Nath” ujar Rendy

“ sudah ya sampai nanti” ujar Nathan lalu pergi berlari ke arah kamar mndi

“ lihat kembaran mu ituu” Jinan

Jean hnya mengangkat bahunya saja, lalu segera masuk kedalam kelas.

::::::::

Ditempat lain seseorang berlari ketakutan dgn Blood mengalir diwajahnya, seseorang itu telah digiring lari ke Rooftop.

“ Tolong jangan bu-bunuh akuu aku mo—mohonn kasihani aku” ucap Aimar

Pria bermasker hitam dan bertopi hitam berjalan mendekatinya dgn membawa tongkat baseball dan tanpa basa-basi Pria misterius itu segera mengganyunkan tongkat itu tetapi Aimar segera menggelak dan berlari tapi sepertinya arah larinya salah dia malah berlari ke arah tepi Rooftop.

“hahh? Ohh shit aku terpojok” ucap Aimar kebingungan

Pria misterius itu terus mendekat kearah Aimar , Jelas Aimar dibuat ketakutan tak karuan bahkan secara tiba-tiba pria misterius itu mendorong Aimar membuat Aimar terjatuh tapi dia masih sempat berpegangan pinggiran Rooftop,

“tolonggggggggggg!!”

Bersambung,,,,,,,,,,,,,

 

Penulis : AGITHA XII

MA. Al-Imam Sawoo